Ulasan Dukascopy 2026
Ulasan lengkap Dukascopy untuk trader Indonesia — regulasi, spread, dan biaya.
Regulasi di Indonesia
| Regulator | FSA FSA — Seychelles Financial Services Authority (FSA) |
| Nomor Lisensi | SD030 |
| Entitas Teregulasi | Dukascopy Europe IBS AS |
| Leverage Maks (Forex) | 1:200 |
| Setoran Minimum | $100 |
| Spread EUR/USD | From 0.2 pips |
| Instrumen | 500+ |
| Platform | JForex, MT4, Binary Options |
| Copy Trading | ✗ |
| Saham Nyata | ✗ |
| Biaya tidak aktif | Tidak ada biaya tidak aktif |
Kesimpulan
Diatur oleh FSA (lisensi SD030). Setoran minimum $100. Di Indonesia: leverage forex maks 1:200.
Tentang Dukascopy
Dukascopy didirikan pada 2004 dan berkantor pusat di Geneva, Switzerland. Broker ini menawarkan 500 instrumen yang dapat diperdagangkan, termasuk pasangan forex, CFD saham, indeks dan komoditas. Diatur di berbagai yurisdiksi dengan lisensi utama yang dipegang oleh Dukascopy Europe IBS AS di bawah FSA.
Di Indonesia, Dukascopy beroperasi sebagai Dukascopy Europe IBS AS, diotorisasi oleh FSA di bawah nomor lisensi SD030. Trader Indonesia tunduk pada leverage maksimum 1:200 pada pasangan forex di bawah aturan FSA.
Platform Trading
Kelebihan
- Diatur oleh FSA — lisensi SD030
- 500+ instrumen
- Perlindungan saldo negatif di Indonesia
- Platform: JForex, MT4, Binary Options
Kekurangan
- Tidak ada biaya tidak aktif
- 76% klien ritel kehilangan uang
- Perdagangan CFD — Anda tidak memiliki aset dasar
- Tidak ada saham nyata
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Dukascopy diatur secara resmi?
Dukascopy memiliki lisensi FSA nomor SD030, diterbitkan untuk Dukascopy Europe IBS AS. Dapat diverifikasi di register resmi FSA.
Berapa setoran minimum Dukascopy di Indonesia?
Setoran minimum adalah $100. Jumlah ini diperlukan untuk membuka akun live untuk trader Indonesia di bawah regulasi FSA.
Berapa leverage yang ditawarkan Dukascopy di Indonesia?
Di Indonesia, Dukascopy menawarkan leverage forex maksimum 1:200 sesuai aturan FSA.
Apakah Dukascopy aman untuk trading?
Dukascopy diregulasi oleh FSA, yang mewajibkan pemisahan dana nasabah, perlindungan saldo negatif, dan audit independen.
Reader Comments
Loading comments...